Lebih dari Sekedar Penampilan Bagaimana Perawatan Estetika Meningkatkan Kepercayaan Diri Pasien

Lebih dari Sekedar Penampilan Bagaimana Perawatan Estetika Meningkatkan Kepercayaan Diri Pasien

World Health Organization (WHO) mendefinisikan kesehatan sebagai keseluruhaan keadaan fisik, mental, dan sosial yang sejahtera, dan tidak hanya menggambarkan hilangnya penyakit atau kelemahan.

Definisi tersebut menunjukkan bahwa kesehatan merupakan kondisi yang dipengaruhi banyak aspek, terlepas dari apakah seseorang memiliki penyakit atau tidak.

Selain aspek fisik dan mental, aspek sosial juga turut memengaruhi bagaimana seseorang dapat hidup dengan sehat. Beberapa penelitian seperti Bruce & Young (1986) dan Todorov (2017) menunjukkan bahwa individu terus menerus membuat keputusan sosial berdasarkan penampilan wajah. Hal-hal seperti jenis kelamin, identitas, emosi, daya tarik, usia, atau etnis dapat memengaruhi aktivitas dan keputusan yang dibuat oleh individu dalam kesehariannya.

Produk estetika yang didesain untuk memengaruhi tampilan wajah individu, pada akhirnya memiliki relevansi dan peran yang besar terhadap kesehatan sosial pasien, utamanya dalam bagaimana ia memengaruhi interaksi dan kesejahteraan sosial mereka.

Saat ini, industri estetika terus berkembang dalam menjawab kebutuhan pasien, termasuk kebutuhan akan perawatan yang singkat dan aman, namun tetap menawarkan hasil yang maksimal dan bertahan lama dengan rasa sakit yang minimal. Kebutuhan ini mendorong berbagai jenis perawatan non-invasif untuk terus berkembang, atau yang disebut juga sebagai produk estetika injectables.

Penelitian yang dilakukan Elzen et al. (2022) menunjukkan bahwa perubahan pada fitur-fitur wajah yang dihasilkan oleh produk estetika injectables menghasilkan peningkatan sistematis dalam kesan daya tarik wajah, kepercayaan, hingga kompetensi individu dengan tetap menjaga kealamian wajah. Daya tarik melingkupi daya tarik fisik, usia, dan kesehatan; kepercayaan melingkupi karakter seseorang, seperti kehangatan, kejujuran, serta anggapan apakah mereka mudah untuk didekati atau tidak; sementara kompetensi melingkupi kesan tentang tingkat kecerdasan, dominasi, dan kemampuan seseorang.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produk injectables tidak hanya memiliki peran besar dalam memengaruhi persepsi mengenai daya tarik fisik seseorang, tetapi juga bagaimana mereka dipersepsikan sebagai seseorang yang dapat dipercaya dan memiliki kompetensi yang baik.

Mengingat bahwa tampilan wajah memiliki peran yang besar dalam berbagai bentuk interaksi sosial, mulai dari hubungan pribadi hingga profesional, peran produk injectables dalam kesejahteraan sosial individu juga menjadi besar.

Pergeseran anggapan mengenai perawatan estetika dari kegiatan yang eksklusif menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan emosional individu, dapat menjadi dasar bagi praktisi dalam melakukan pendekatan personal kepada pasien.

Pada akhirnya, pertanyaan seperti “Bentuk wajah seperti apa yang Anda inginkan?” perlahan akan bergeser menjadi “Apa yang dapat saya lakukan agar Anda tampil lebih percaya diri?”.

Referensi:
Elzen, H. E. van den, Barends, A. J., van Vugt, M., Biesman, B. S., Alfertshofer, M., Cotofana, S., & Velthuis, P. J. (n.d.). Facial aesthetic minimally invasive procedure: More than just vanity, a social‐psychological approach. Journal of Cosmetic Dermatology, 22(7), 2063–2070. https://doi.org/10.1111/jocd.15678

Distributed by
Sinclair Indonesia
DM kami untuk infomasi lebih lanjut
Penting untuk diperhatikan bahwa produk Sinclair hanya boleh diberikan oleh profesional medis yang terlatih dan berkualifikasi.

Share


Workshop Alert!